Skip to main content

Kenapa Harus Memilih Uber?


Rabu kemarin tanggal 7 September, kami para blogger diundang ke acara Bandung Blogger and Instagrammers Gathering. Bertempat di Brother Jonn & Sons lokasi seru buat ngobrol rame-rame. Tepatnya di 107 Garage Room yang merupakan ruang yang sengaja didesain untuk tempat berkreasi dan berkolaborasi.

Brother Jonn & Sons. Unik ya ^ ^ kita juga kebagian burger nih dari BJS, thanks BJS....

Memasuki areal Garage Room, saya langsung disambut hangat oleh Mba Nanda (Founder Kanca Digital), dan Mas Gia (Marketing Manajer Uber). Belum lama duduk, eh disambut lagi sama minuman segar dari Lemon Tree. Uih jadi enak, hehe.


Akhirnya acara yang ditunggu-tunggu dimulai. Mas Gia awalnya ngenalin satu per satu personil Uber Bandung. Ini nih penampakannya ^_^

Tim Uber Bandung

Mas Gia melanjutkan ke bahasan mengenai sejarah Uber. Uber didirikan pada tahun 2009 di San Fransisco, California. Nama Uber muncul dari pemikiran Travis Kalanick Wapath & temannya Garret Campt.

Gambar: govpilot.com

Ceritanya nih, tahun 2008 malam bersalju di Paris mereka kesulitan mencari taxi. Dari pengalaman tersebut akhirnya keduanya berpikir untuk memecahkan situasi tersebut dengan membuat sebuah aplikasi yang bisa menghubungkan pengemudi dengan penumpang. Dan jadilah Uber, Brilliant!

Pertumbuhan uber terbilang cepat di seluruh dunia. Nah, di Bandung sendiri Uber udah nangkring kira-kira 1 tahunan. Pertumbuhannya juga pesat, bahkan sudah merambah ke kabupaten dan luar kota Bandung. 

FAKTA UNIK UBER - Ternyata di New York, manggil Uber lebih cepat ketimbang ambulance. Padahal biasanya ambulance kan kalo uwiw uwiw bakal dikasi jalan/jalur khusus. Harusnya lebih cepet ambulance donk? Kok bisa? Itu dia...


Apa aja sih kelebihan dari Uber?

Sebelum Perjalanan

Pernah denger ga, ada yang bilang kalo Uber itu taxi gelap? Nah, sebenarnya Uber itu bukan taxi tapi sebuah aplikasi. Bukan perusahaan transportasi tapi perusahaan teknologi *Cateeeet.... Biasanya kalo transportasi gelap gitu kalo distop bakal brenti kan ya? Kalo Uber lewat ya ga akan bisa distop karena ordernya via aplikasi. Makanya uber sangat mengutamakan keamanan, karena bisa ngecek siapa pengemudinya dari fotonya. Jika supirnya beda bisa dicancel.

Sebelum order kita juga bisa ngecek estimasi biaya. Jadi bisa nyesuaiin, kira-kira isi dompet cukup ga buat ngorder, hehe :p




Selama Perjalanan

Fitur PWT (Perkiraan Waktu Tiba) hadir untuk memastikan kita sedang berada di mana. Jadi saat temen, atau saudara nanya kita udah di mana, ya bisa menggunakan fitur ini. Mudahnya bisa dishare via media sosial seperti whats app, dll.







Setelah Perjalanan

Silahkan beri rating yang sesuai buat si pengemudi. Dan ternyata pengemudi juga bisa merating pengguna lho, jadi balance deh. Kalo pengemudi ratenya jelek, ya otomatis jarang diorder. Sebaliknya, kalo pengguna ratenya jelek, bakal jadi pertimbangan buat pengemudi untuk menerima orderannya, bahkan bisa sampe diblock.




Apa Kata Mereka Tentang Uber?

Berhubung saya belum pernah naik Uber, saya coba tanya ke beberapa teman di Bandung. Apa kata mereka tentang Uber. Cekidot!

"Alhamdulillah kebetulan pas naik Uber selalu dapet supir yang baik dan ramah tutur katanya. Naik Uber juga aman karena Dwi seorang ibu rumah tangga yang masih punya batita dan kalo kemana-mana batita masih sepaket sama ibunya. Jadi merasa nyaman naik Uber." – Dwi Ariani, 24 tahun, Ibu Rumah Tangga. 

"Pengalaman saya berkali-kali menggunakan Uber adalah biayanya sangat murah dan sopir-sopirnya juga sangat ramah. Kendaraannya juga lebih nyaman dibanding taxi konvensional karena kebanyakan Uber ini mobil pribadi." – Helmy Ardian, 35 tahun, Wirausaha. 

"Alhamdulillah saya pengguna uber setia hehe.. Kebantu banget buat saya yang belum bisa bawa motor & krucils kemana-mana hehe. Pelayanan Uber juga bagus kalo ada masalah saya langsung kirim ke layanan pengaduan via email ke: support. bandung@uber.com Alhamdulillah selalu direspon baik dan diselesaikan masalahnya."  - Shinta Rini, Penulis buku.


Tunggu apalagi, buruan download aplikasi Uber di henponmuh. Saya udah nih. Serunya tukeran kode sesama teman dapet voucher senilai Rp. 30.000,-. Lumayan kan buat jelong-jelong sekitaran kompleks rumah? *Loh? Wkwkw..


Siiiplah.. Selamat menikmati kenyamanan & kemanan Uber ya dan Selamat nguber-nguber Uber! ^_^





Comments

  1. Salut buat 2 orang itu yang kreatif menciptakan ubur, kayak nya kalo banjid di jakarta nanti mereka ciptakan uber perahu hahaha

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Fashion Revolution In Digital World Bersama Rimma Bawazier

Tanggal 17 September 2016 kemaren, saya dan teman-teman dari komunitas Emak2 Blogger dan Blogger Bandung menghadiri “Indonesian Fashion Blogger Gathering.” Pertama undangan ini masuk, saya langsung antusias buat daftar. Pasalnya saya dari dulu emang menyukai dunia fashion.

Mengatasi Kulit Wajah Tipe Kering

Dari jaman puber, tipe kulit saya normal-kering. Dan biasanya tipe kulit ini jarang dihinggapi jerawat. Hanya, sempat di masa-masa ngerjain skripsi, jerawat tetiba dengan mudahnya bermunculan. Sepertinya sih efek dari stres, begadang dan tidur enggak teratur, menyebabkan hormon saya jadi kacau. 
Alhamdulillah pas hamil anak ketiga tetiba kulit saya kembali seperti sediakala. Biasanya langganan komedo dan kalau agak lebay dikit pake pelembab dan bedak yaudah si jerawat muncul lagi. Jadinya bersyukur banget si normal-kering kembali.

[Resensi] Luka Dalam Bara

Judul: Luka Dalam Bara Penulis: Bernard Batubara Ilustrasi sampul & isi: @alvinxki Penerbit: Noura (PT. Mizan Publika) Cover: Hard Cover Cetakan ke: 1 Halaman: 108 hal Tahun terbit: Maret, 2017 ISBN: 978-602-385-232-1 Harga: Rp. 49.000,-

Semua orang pasti punya masa lalu. Entah itu baik atau pun buruk. Berkisar tentang kisah kesedihan, kemarahan, cerita lucu, termasuk kisah percintaan.
Begitu juga yang dialami oleh Penulis. Fragmen-fragmen dalam bukunya menceritakan tentang kisah masa lalunya bersama sang mantan yang ia sebut sebagai nisan atau monumen.
Secara umum, tujuan penulis menulis buku ini adalah untuk kabur dari kenyataan. Baginya dunia sehari-hari, meskipun menyenangkan, selalu terasa kurang. Ia ingin menciptakan dunia yang nggak ia temukan di mana pun melalui tulisan. Ya, sebuah dunia alternatif.
Selain itu, untuk mengeluarkan ragam macam emosi yang nggak selalu bisa ia ungkapkan secara langsung. Dan.... alasan lainnya adalah untuk menyembuhkan dirinya dari perasaan-pe…